Kajian Tokoh
Rijal MS

Perayaan Eksistensialisme Kecil-Kecilan

Pendasaran yang digunakan oleh Sartre adalah sebagaimana ungkapan masyhur “Existence comes before essence” yang dilekatkan pada manusia. Eksistensi mencakup makna “keberadaan” sehingga pertanyaan padanya adalah “adakah (sesuatu) itu?” sedangkan esensi memuat makna “keapaan” sehingga pertanyaan berikutnya adalah “apakah itu?”. Melalui ungkapan “eksistensi mendahului esensi” ini, Sartre secara tegas membalik paradigma filsafat tradisional yang dianggapnya gagal menempatkan manusia pada kesadarannya.

Read More »
Pranala
Dika Sri Pandanari

Perjumpaan

Perjalanan panjang. Ia mengembalikan ingatan pada kelelahan fisik, lamunan tanpa alur, hingga ruang-ruang jiwa sunyi tak terkenali. Cepatnya barisan pohon dan pemukiman bergerak membuat lupa

Read More »
Pranala
Dika Sri Pandanari

Bentuk Dominasi

Pasca era reformasi di Indonesia, lars hitam dan jas berkerah putih mengalami peyorasi makna sebagai pihak yang mendominasi kekuasaan serta menjadi otoritas tak tergoyahkan. Reduksi

Read More »
Pranala
Dika Sri Pandanari

Kekosongan Semesta

Proses penciptaan semesta selalu menyimpan rahasia dan berbagai kemungkinan. Gerak partikel yang pada awalnya tidak tertebak dan tidak dapat diperkirakan menjadi jelas melalui penggambaran mitos

Read More »
Pranala
Dika Sri Pandanari

Ide Huizi

Huang Ho mengaliri tanah-sumur rakyat Tiongkok yang disusuri oleh sepasang sahabat, Zhuangzi dan Huizi. Percakapan mereka menjadi salah satu bagian dari Anekdot Banjir Musim Semi

Read More »
Pranala
Dika Sri Pandanari

Hukum Alam

Jawaban dari pertanyaan Bakunin mengenai sumber ilmu pengetahuan menjadi penegas bagi kaum empiris bahwa materi hadir mendahului gagasan. Ia mempertanyakan kebenaran pendapat antara kaum idealis

Read More »
Pranala
Dika Sri Pandanari

Gejala Freudian

Pemikiran Sigmund Freud hadir pada masa revolusi industri dan psikologi. Ia berada dalam jajaran Yahudi Eropa yang merubah dunia ilmu pengetahuan dengan penetapan metode psikoanalisis

Read More »
Pranala
Dika Sri Pandanari

Syarat Badiou

Pemikiran filosofis membutuhkan wahana demi mencari puing kebenaran yang terserak. Sering kali filosof ada dalam tempurung yang menghalanginya memperoleh sudut pandang strategis dalam menilai fenomena.

Read More »
×
×

Cart