Sebagai seorang pemikir Stoik, Seneca merumuskan bahwa sumber kebahagiaan ialah pengelolaan karakter yang ada di dalam diri manusia. Karenanya kebahagiaan datang dari dalam diri, pun pada beberapa kesempatan kebahagiaan seakan datang dari luar diri manusia.
Seneca dan dua karakter kebahagiaan
Sebagai seorang pemikir Stoik, Seneca merumuskan bahwa sumber kebahagiaan ialah pengelolaan karakter yang ada di dalam diri manusia. Karenanya kebahagiaan datang dari dalam diri, pun pada beberapa kesempatan kebahagiaan seakan datang dari luar diri manusia.
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

Nekropolitik dan Populasi yang Boleh Mati
Di hadapan kekuasaan yang memilah siapa yang boleh hidup dan siapa yang dibiarkan mati, di pihak mana kita memilih untuk…

“Cuma” Ikut Aturan dalam Pemikiran Hannah Arendt
Setiap kali kita bilang “ya udah lah, lakukan aja, yang penting SOP-nya benar,” kita sedang memainkan ulang drama kecil dari…

Ketiadaan Bukti Bukanlah Bukti Ketiadaan Tuhan
Dari kenyataan bahwa kita "tidak menemukan X" tidak bisa begitu saja disimpulkan bahwa "X tidak ada". Tetapi dalam praktik, ketiadaan…

Masyarakat Tontonan dan Politik Selebriti: Kritik Politik-Ekonomi atas Demokrasi Elektoral Kontemporer
Politik elektoral kini menjadi komoditas visual yang direkayasa oligarki untuk melanggengkan kekuasaan. Perlawanan sejati terhadap tontonan ini menuntut pembongkaran struktural…




Berikan komentar