
Semakin Aku Tahu, Semakin Aku Tidak Tahu
Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa mereka yang paling vokal sering kali adalah orang yang pengetahuannya belum mendalam?

Jadi Berapa Besar Kapital Seksualmu?
Metafora kapital seksual digunakan untuk menjelaskan bagaimana individu dalam masyarakat neoliberal mendapatkan keuntungan dari subjektivitas seksualnya (termasuk di dalamnya adalah sentimen, pemikiran, kapabilitas seksual, dan…

Filsafat Sains Kant
Immanuel Kant, yang dianggap sebagai filsuf sains, membagi sains menjadi historis atau rasional, dan mengakuinya sebagai sistem kognitif yang terorganisir.

Melampaui Kosmologi Mekanistik: Menggugat Keterasingan Manusia dan Paradigma New Cosmology
Tinjauan kritis terhadap paradigma New Cosmology. Menelusuri akar filosofis krisis ekologis melalui pemikiran Thomas Berry dan urgensi transisi menuju ontologi ekosentris di tengah eksploitasi alam…

Epistemologi Sekularisasi Nurcholish Madjid: Solusi Masalah Indonesia Modern
Sering disalahpahami sebagai sekularisme hingga akhirnya diharamkan oleh MUI, gagasan sekularisasi Nurcholish Madjid justru menawarkan epistemologi baru yang membebaskan umat Islam dari ketergantungan dogmatis.

Cinta di Luar Horizon: Fenomena Keterlambatan dan Kebebasan
Ada momen ketika seseorang menyadari bahwa ia terlambat — bukan dalam arti kronologis, melainkan dalam arti yang lebih dalam: dunia Yang Lain telah terbentuk, dan…

Memikirkan Yang Berpikir: Mini-Tesis tentang Pure-Thinking
Berpikir, dalam pengertian sejatinya, bukan sekadar aktivitas intelektual — ia adalah pergulatan antara rasio dan pengalaman, antara yang historis dan yang melampaui sejarah.

Menimbang Kembali Wacana Redenominasi Rupiah dan Krisis Deliberasi Dalam Perspektif Habermasian: Pelajaran dari Keberhasilan Turkiye
Turkiye mengajarkan bahwa angka baru dapat menjadi instrumen modernisasi ekonomi yang sah dan efektif jika prosesnya menyeluruh, transparan, dan partisipatif. Indonesia perlu menahan langkah, membangun…
