Refleksi

Masihkah ada Stoa: Fenomena Doomscrolling
Dengan pemahaman mendalam tentang eudaimonia sebagai fondasi kebahagiaan sejati, kita kini dapat melihat bagaimana doomscrolling secara fundamental bertentangan dengan prinsip-prinsip Stoik.

Membumikan Para Intelektual: Membaca Gagasan Ali Syariati dalam Konteks Indonesia
Membaca ulang gagasan rausyan fikr dari Ali Syariati untuk mengkritik pragmatisme kaum akademisi di Indonesia. Mampukah para intelektual kita keluar dari belenggu birokrasi institusional dan memimpin kesadaran kolektif menuju Indonesia…

Pintar tapi Menyimpang: Krisis Pendidikan Modern
Mengapa koruptor justru banyak berasal dari kalangan terdidik? Jawabannya tersembunyi dalam sistem pendidikan kita yang telah lama kehilangan arahnya. Sebuah telaah kritis dari Socrates hingga Marx.

Mengapa Petani Selalu Terpinggirkan? Membedah Koalisi Kekuasaan dan Oligarki
Pertanian komunal bukanlah sisa-sisa masa lalu yang usang, melainkan sebuah masa depan yang ditunda secara paksa. Dengan meminjam kacamata Chayanov dan James C. Scott, esai ini membedah rasionalitas keluarga tani…

Rezim Ketersinggungan: Komedi, Ruang Publik, dan Paradoks Demokrasi
Dengan mengambil titik tolak dari polemik “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono, tulisan ini menelusuri bagaimana dekontekstualisasi di media sosial dan rendahnya literasi konteks telah mengubah ruang publik menjadi medan kriminalisasi rasa.

Reforma Agraria dan Kegagalan Negara Indonesia: Dari Amanat Konstitusi ke Reproduksi Ketimpangan Agraria
Reforma agraria merupakan salah satu agenda paling fundamental dalam sejarah Indonesia modern. Ia bukan sekadar kebijakan sektoral di bidang pertanahan atau pertanian, melainkan fondasi keadilan sosial dan kedaulatan ekonomi bangsa.
