Selama dekade terakhir, nama Christopher Hitchens, Richard Dawkins, Sam Harris, dan Daniel Dennett lekat dengan berbagai pembaharuan atas kritik moralitas, kesadaran, dan dasar pengetahuan. Keempatnya disebut sebagai Empat Penunggang Kuda atau Four Horsemen yang dikenal atas kritik mereka atas bangunan pengetahuan dan keimanan masyarakat kontemporer. Bagi mereka, moralitas tidak terlepas dari potensi rasional manusia terutama yang dihadirkan melalui upaya saintifik.
4 Horsemen
Selama dekade terakhir, nama Christopher Hitchens, Richard Dawkins, Sam Harris, dan Daniel Dennett lekat dengan berbagai pembaharuan atas kritik moralitas, kesadaran, dan dasar pengetahuan. Keempatnya disebut sebagai Empat Penunggang Kuda atau Four Horsemen yang dikenal atas kritik mereka atas bangunan pengetahuan dan keimanan masyarakat kontemporer. Bagi mereka, moralitas tidak terlepas dari potensi rasional manusia terutama…
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

Iman yang Mencari Pemahaman
Selama ini iman mungkin dianggap sebagai kepatuhan buta yang menutup diri dari logika, namun pemikiran Anselmus dari Canterbury berhasil mematahkan…

Utopia Pengetahuan di Ruang Post-Epistemik
Mungkin yang perlu kita lepaskan bukanlah utopia pengetahuan itu sendiri, tetapi fantasi tentang pengetahuan tanpa konflik, tanpa hierarki, dan tanpa…

“Menyelamatkan” Allāh dari Proyeksi dan Ideologi
Berbicara tentang Allāh dengan sungguh-sungguh dan secara genuine mensyaratkan kondisi publik yang rasional dan terbuka.

Memercayai atau Tidak Memercayai Tuhan sebagai Tindakan Moral
Mempercayai Tuhan dapat dipahami sebagai salah satu bentuk respons manusia terhadap realitas yang dihadapi.

Berikan komentar