Pernahkah kalian melihat sebuah lukisan atau mendengarkan sebuah lagu yang masing-masing kalian anggap indah dan merdu? Menurut kalian mengapa kalian menganggapnya demikian? Apakah hanya berdasarkan kesukaan pribadi? Lalu bagaimana kesukaan pribadi itu terbentuk? Apabila kalian pernah mengajukan pertanyaan serupa kalian sedang terjun ke dalam belantara estetika.
Estetika
Pernahkah kalian melihat sebuah lukisan atau mendengarkan sebuah lagu yang masing-masing kalian anggap indah dan merdu? Menurut kalian mengapa kalian menganggapnya demikian? Apakah hanya berdasarkan kesukaan pribadi? Lalu bagaimana kesukaan pribadi itu terbentuk? Apabila kalian pernah mengajukan pertanyaan serupa kalian sedang terjun ke dalam belantara estetika.
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

Apakah Tuhan Mungkin?
Tuhan, dalam konteks ini, bukan objek pengetahuan atau dasar kewajiban moral, melainkan syarat rasional bagi kemungkinan harapan moral.

Paradoks Kebebasan: Meninjau Kediktatoran Relativisme dalam Demokrasi Digital Kontemporer
Di era digital, kebebasan berekspresi justru menghadapi ironi: semakin banyak suara, semakin sulit menemukan kebenaran bersama. Algoritma, echo chamber, dan…

Film L’Étranger dan Absurditas Hidup di Era Algoritma
Camus tidak menawarkan pelarian dari dunia, melainkan keberanian untuk merebut kembali kendali atas cara kita menjalaninya.





Berikan komentar