Pernahkah kalian melihat sebuah lukisan atau mendengarkan sebuah lagu yang masing-masing kalian anggap indah dan merdu? Menurut kalian mengapa kalian menganggapnya demikian? Apakah hanya berdasarkan kesukaan pribadi? Lalu bagaimana kesukaan pribadi itu terbentuk? Apabila kalian pernah mengajukan pertanyaan serupa kalian sedang terjun ke dalam belantara estetika.
Estetika
Pernahkah kalian melihat sebuah lukisan atau mendengarkan sebuah lagu yang masing-masing kalian anggap indah dan merdu? Menurut kalian mengapa kalian menganggapnya demikian? Apakah hanya berdasarkan kesukaan pribadi? Lalu bagaimana kesukaan pribadi itu terbentuk? Apabila kalian pernah mengajukan pertanyaan serupa kalian sedang terjun ke dalam belantara estetika.
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

Apakah Tuhan Benar-Benar Mati?
Manusia mulai meninggalkan ajaran institusi agama yang dianggap kaku, lalu bereksperimen, menghancurkan dan membentuk kembali makna ber-Tuhan.

Iman yang Mencari Pemahaman
Selama ini iman mungkin dianggap sebagai kepatuhan buta yang menutup diri dari logika, namun pemikiran Anselmus dari Canterbury berhasil mematahkan…

Utopia Pengetahuan di Ruang Post-Epistemik
Mungkin yang perlu kita lepaskan bukanlah utopia pengetahuan itu sendiri, tetapi fantasi tentang pengetahuan tanpa konflik, tanpa hierarki, dan tanpa…

“Menyelamatkan” Allāh dari Proyeksi dan Ideologi
Berbicara tentang Allāh dengan sungguh-sungguh dan secara genuine mensyaratkan kondisi publik yang rasional dan terbuka.





Tinggalkan Balasan