Pernahkah kalian melihat sebuah lukisan atau mendengarkan sebuah lagu yang masing-masing kalian anggap indah dan merdu? Menurut kalian mengapa kalian menganggapnya demikian? Apakah hanya berdasarkan kesukaan pribadi? Lalu bagaimana kesukaan pribadi itu terbentuk? Apabila kalian pernah mengajukan pertanyaan serupa kalian sedang terjun ke dalam belantara estetika.
Estetika
Pernahkah kalian melihat sebuah lukisan atau mendengarkan sebuah lagu yang masing-masing kalian anggap indah dan merdu? Menurut kalian mengapa kalian menganggapnya demikian? Apakah hanya berdasarkan kesukaan pribadi? Lalu bagaimana kesukaan pribadi itu terbentuk? Apabila kalian pernah mengajukan pertanyaan serupa kalian sedang terjun ke dalam belantara estetika.
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

“Cuma” Ikut Aturan dalam Pemikiran Hannah Arendt
Setiap kali kita bilang “ya udah lah, lakukan aja, yang penting SOP-nya benar,” kita sedang memainkan ulang drama kecil dari…

Simulakra dan Negeri yang Candu akan Reputasinya Sendiri
Membaca Baudrillard tidak membuat kita bisa keluar dari simulakra. Tapi membaca Baudrillard membuat kita sadar bahwa kita berada di dalamnya.

Nekropolitik dan Populasi yang Boleh Mati
Di hadapan kekuasaan yang memilah siapa yang boleh hidup dan siapa yang dibiarkan mati, di pihak mana kita memilih untuk…

Ketiadaan Bukti Bukanlah Bukti Ketiadaan Tuhan
Dari kenyataan bahwa kita "tidak menemukan X" tidak bisa begitu saja disimpulkan bahwa "X tidak ada". Tetapi dalam praktik, ketiadaan…




Berikan komentar