Pernakah kalian mempertanyakan apakah diri kalian benar-benar berpengetahuan? Apabila satu waktu kalian pernah bertanya demikian, kalian sedang berususan dengan satu masalah filsafat yang bisa disebut sebagai epistemologi. Saat membahas tentang pengetahuan, para filsuf tidak hanya membahas pengetahuan-pengetahuan yang kalian dapatkan di sekolah, namun lebih banyak pada pengetahuan sehari-hari seperti apakah hari ini tidak hujan, apakah saya sedang menggunakan sepatu atau sandal, dan sebagainya. Namun, seiring dipikiran hingga mendalam kita akan menghadapai kebingungan-kebingungan yang susah dijawab.
Epistemologi
Pernakah kalian mempertanyakan apakah diri kalian benar-benar berpengetahuan? Apabila satu waktu kalian pernah bertanya demikian, kalian sedang berususan dengan satu masalah filsafat yang bisa disebut sebagai epistemologi. Saat membahas tentang pengetahuan, para filsuf tidak hanya membahas pengetahuan-pengetahuan yang kalian dapatkan di sekolah, namun lebih banyak pada pengetahuan sehari-hari seperti apakah hari ini tidak hujan, apakah…
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

Relasi Epistemologis Filsafat, Ilmu Sejarah, dan Mazhab Annales: Sebuah Kajian atas Fondasi, Kritik, dan Transformasi Historiografi Modern
Masa lalu bukanlah sekadar artefak mati yang siap dicatat, melainkan realitas kompleks yang menuntut penafsiran filosofis. Melalui lensa revolusioner Mazhab…

Jadi Berapa Besar Kapital Seksualmu?
Metafora kapital seksual digunakan untuk menjelaskan bagaimana individu dalam masyarakat neoliberal mendapatkan keuntungan dari subjektivitas seksualnya (termasuk di dalamnya adalah…

Filsafat Sains Kant
Immanuel Kant, yang dianggap sebagai filsuf sains, membagi sains menjadi historis atau rasional, dan mengakuinya sebagai sistem kognitif yang terorganisir.

Masihkah ada Stoa: Fenomena Doomscrolling
Dengan pemahaman mendalam tentang eudaimonia sebagai fondasi kebahagiaan sejati, kita kini dapat melihat bagaimana doomscrolling secara fundamental bertentangan dengan prinsip-prinsip…

Membumikan Para Intelektual: Membaca Gagasan Ali Syariati dalam Konteks Indonesia
Membaca ulang gagasan rausyan fikr dari Ali Syariati untuk mengkritik pragmatisme kaum akademisi di Indonesia. Mampukah para intelektual kita keluar…

Sejarah Tubuh, Kontrol Populasi, dan Biopolitik: Membaca Praktik Disiplin Modern melalui Lensa Michel Foucault
Kita sering merasa bebas saat menggulir layar ponsel atau menjalani rutinitas sehari-hari. Namun, benarkah demikian?

Berikan komentar