Refleksi

Mengapa Petani Selalu Terpinggirkan? Membedah Koalisi Kekuasaan dan Oligarki
Pertanian komunal bukanlah sisa-sisa masa lalu yang usang, melainkan sebuah masa depan yang ditunda secara paksa. Dengan meminjam kacamata Chayanov dan James C. Scott, esai ini membedah rasionalitas keluarga tani…

Rezim Ketersinggungan: Komedi, Ruang Publik, dan Paradoks Demokrasi
Dengan mengambil titik tolak dari polemik “Mens Rea” Pandji Pragiwaksono, tulisan ini menelusuri bagaimana dekontekstualisasi di media sosial dan rendahnya literasi konteks telah mengubah ruang publik menjadi medan kriminalisasi rasa.

Reforma Agraria dan Kegagalan Negara Indonesia: Dari Amanat Konstitusi ke Reproduksi Ketimpangan Agraria
Reforma agraria merupakan salah satu agenda paling fundamental dalam sejarah Indonesia modern. Ia bukan sekadar kebijakan sektoral di bidang pertanahan atau pertanian, melainkan fondasi keadilan sosial dan kedaulatan ekonomi bangsa.

Cinta di Luar Horizon: Fenomena Keterlambatan dan Kebebasan
Ada momen ketika seseorang menyadari bahwa ia terlambat — bukan dalam arti kronologis, melainkan dalam arti yang lebih dalam: dunia Yang Lain telah terbentuk, dan ia bukan bagian dari dunia…

Memikirkan Yang Berpikir: Mini-Tesis tentang Pure-Thinking
Berpikir, dalam pengertian sejatinya, bukan sekadar aktivitas intelektual — ia adalah pergulatan antara rasio dan pengalaman, antara yang historis dan yang melampaui sejarah.

Menimbang Kembali Wacana Redenominasi Rupiah dan Krisis Deliberasi Dalam Perspektif Habermasian: Pelajaran dari Keberhasilan Turkiye
Turkiye mengajarkan bahwa angka baru dapat menjadi instrumen modernisasi ekonomi yang sah dan efektif jika prosesnya menyeluruh, transparan, dan partisipatif. Indonesia perlu menahan langkah, membangun kesadaran publik, dan menyiapkan sistem…
