Zillah Eisenstein, seorang Profesor Emerita dari University of Ithaca College mengedepankan permasalahan gender dalam isu peperangan dan politik. Dalam buku ia melihat bahwa elemen-elemen fasistik telah menjadi senjata untuk mereduksi kehidupan perempuan yang bersifat plural, dan sayangnya pluralitas tersebut yang menjadi bahan bakar utamanya. Politik telah memutar balikkan fakta dan sekaligus kehidupan perempuan dan kaum feminis dalam balutan retorika atas hak.
Sexual Decoys – Zillah Eisenstein
Zillah Eisenstein, seorang Profesor Emerita dari University of Ithaca College mengedepankan permasalahan gender dalam isu peperangan dan politik. Dalam buku ia melihat bahwa elemen-elemen fasistik telah menjadi senjata untuk mereduksi kehidupan perempuan yang bersifat plural, dan sayangnya pluralitas tersebut yang menjadi bahan bakar utamanya. Politik telah memutar balikkan fakta dan sekaligus kehidupan perempuan dan kaum…
Ditulis oleh
dalam

Baca Juga

Jean Paul Sartre; Ironi Hidup: Membongkar paradigma kebahagian
Dalam perjalanan eksistensialnya, manusia terus-menerus dituntun untuk memiliki kesadaran agar ia mampu hidup sebagai pribadi yang utuh.

Jadi Berapa Besar Kapital Seksualmu?
Metafora kapital seksual digunakan untuk menjelaskan bagaimana individu dalam masyarakat neoliberal mendapatkan keuntungan dari subjektivitas seksualnya (termasuk di dalamnya adalah…

Filsafat Sains Kant
Immanuel Kant, yang dianggap sebagai filsuf sains, membagi sains menjadi historis atau rasional, dan mengakuinya sebagai sistem kognitif yang terorganisir.

Jika Bencana Alam Terjadi di Masa Bung Karno
Pada masa Bung Karno, banjir besar melanda wilayah Jawa, Sumatera, Nusa Tenggara, dan daerah-daerah lainnya pada tahun 1960–1961. Situasi ini…

Quo Vadis, Metasantri?
Metasantri adalah bukti empiris yang mengafirmasi filsafat metamodernisme Vermeulen dan Akker.

Menghayati Kembali Gagasan Teologi Pembebasan Nurcholish Madjid
Teologi, agaknya kita tidak asing dengan kata itu. Paling tidak, dalam pembacaan di zaman ini, kita dapat menengok teologi dalam…
