Pramoedya Ananta Toer, Armijn Pane, Haris Djohan, dan Hamka dikenal sebagai pemikir serta pujangga Indonesia. Dalam buku ini, tertuang catatan pemikiran keempat tokoh tersebut mengenai kelahiran imajinasi dan implikasi dari kelahiran sebuah karya.
1–2 menit
Kesusastraan Sebagai Alat
Pramoedya Ananta Toer, Armijn Pane, Haris Djohan, dan Hamka dikenal sebagai pemikir serta pujangga Indonesia. Dalam buku ini, tertuang catatan pemikiran keempat tokoh tersebut mengenai kelahiran imajinasi dan implikasi dari kelahiran sebuah karya.
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

Apakah Tuhan Mungkin?
Tuhan, dalam konteks ini, bukan objek pengetahuan atau dasar kewajiban moral, melainkan syarat rasional bagi kemungkinan harapan moral.

Paradoks Kebebasan: Meninjau Kediktatoran Relativisme dalam Demokrasi Digital Kontemporer
Di era digital, kebebasan berekspresi justru menghadapi ironi: semakin banyak suara, semakin sulit menemukan kebenaran bersama. Algoritma, echo chamber, dan…

Film L’Étranger dan Absurditas Hidup di Era Algoritma
Camus tidak menawarkan pelarian dari dunia, melainkan keberanian untuk merebut kembali kendali atas cara kita menjalaninya.





Berikan komentar