Mengenal keluasan berpikir kaum Stoa
Ditulis oleh
dalam

Comments
Baca Juga

Mengapa Petani Selalu Terpinggirkan? Membedah Koalisi Kekuasaan dan Oligarki
Pertanian komunal bukanlah sisa-sisa masa lalu yang usang, melainkan sebuah masa depan yang ditunda secara paksa. Dengan meminjam kacamata Chayanov…

Jadi Berapa Besar Kapital Seksualmu?
Metafora kapital seksual digunakan untuk menjelaskan bagaimana individu dalam masyarakat neoliberal mendapatkan keuntungan dari subjektivitas seksualnya (termasuk di dalamnya adalah…

Filsafat Sains Kant
Immanuel Kant, yang dianggap sebagai filsuf sains, membagi sains menjadi historis atau rasional, dan mengakuinya sebagai sistem kognitif yang terorganisir.

Rezim Ketersinggungan: Komedi, Ruang Publik, dan Paradoks Demokrasi
Dengan mengambil titik tolak dari polemik "Mens Rea" Pandji Pragiwaksono, tulisan ini menelusuri bagaimana dekontekstualisasi di media sosial dan rendahnya…

Reforma Agraria dan Kegagalan Negara Indonesia: Dari Amanat Konstitusi ke Reproduksi Ketimpangan Agraria
Reforma agraria merupakan salah satu agenda paling fundamental dalam sejarah Indonesia modern. Ia bukan sekadar kebijakan sektoral di bidang pertanahan…

Semakin Aku Tahu, Semakin Aku Tidak Tahu
Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa mereka yang paling vokal sering kali adalah orang yang pengetahuannya belum mendalam?

Berikan komentar